Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Lay Me Down

Aku lahir dengan dua orang tua. Namun aku diasuh beberapa orang. Paman ku sering mengenalkan aku sebagai putra ke teman-teman nya.   Aku diajari cara merawat sepeda, menservis jam tangan, memancing, beragama, bahkan membiayai sekolahku, semua hal yang ayahmu akan lakukan. Kematangan pikiranku sejak aku masih di bangku SD membuatku terlalu cepat menyadari bahwa mereka semua bukan ayahku. Dan aku merindukan sosok yang bahkan aku tak ingat keberadaanya. Hanya ada terkaan memori dari kisah kisah orang tua. Tentang sosok pendiam yang rajin dalam keluarga. Kecerdasan, keuletan, sensitif, nasib yang sial. Semua sifat ku rangkum dalam wajah yang ada di foto besar di kamarku. Foto pernikahan mereka.